Selasa, 24 Maret 2009

Profil Sang Parto




Eksistensi sastrawan dan seniman yang lahir 2 juni 1967 ini, hidupnya tak bisa dilepaskan dengan sejarah perkembangan seni modern di Blitar. Alumnus ISI -Institut Seni Indonesia, Yogyakarta, departemen Teater 1991, melahirkan banyak peristiwa monumental yang menjadi tonggak budaya di Blitar: GREBEG PANCASILA (ritual budaya lahirnya Pancasila), drama kolosal Pemberontakan PETA Soepiyadi (setiap 14 Februari), TABUR BUNGA PENYAIR INDONESIA -haul Bung Karno di Istana Gebang (Rumah Keluarga Bung Karno) setiap 18 Juni. Pendiri Barisan Seniman Muda Blitar (1 oktober 1991) dan Dewan Kesenian Kabupaten Blitar. Puisi puisinya kini banyak diterbitkan Radar Blitar --sebagai kesaksian Sang Parto ditengah kesibukannya mengelola perusahaan Kalimasada cookies, cake & bakery.

Salam Budaya !

Bagus Putu Parto

1 komentar:

  1. salam sastra dari penyair ritualisme,

    penyair sejati memang tak kenal waktu untuk mengabdikan diri untuk perkembangan sastra.semoga sukses selalu,bos!

    BalasHapus