Selasa, 24 Maret 2009

Puisi

Puisi :
"Doa Buat Kaum Politisi"
Karya Bagus Putu Parto


Tuhan,
Di pesta suci kaum politisi ini
Kau biarkan mereka saling tikam dari belakang
menghunjam ulu hati,membunuh hati nurani
Mulut mereka menganga
meneriakan sumpah serapah
fitnah dengan gaya akademisi

Mereka telah menjelma menjadi kuda liar
Nakal -binal -beringas
Berlarian di peradaban yang purba

Tuhan inilah doa kami,
doa orang orang yang mengusung
keranda kematian demokrasi
doa orang orang yang memanggul
dampak kekuasaan
pulang dari palagan kemenangan

Haruskah dampar itu berlumur darah ?
Amisnya menetes mengotori baju kami

Wahai para politisi
rakyat sudah lelah
menonton sandiwara lakon
"perebutan dampak kekuasaan"
Kami tak ingin lagi melihat
kekejian ken arok
menikam tunggul ametung
Kematian kebo ijo yang sia sia
karena fitnah belaka
atau kutukan keris empu gandring
yang tak pernah berhenti
hingga generasi kami
minum berliter liter darah
sebagai tumbal kekuasaan
BIADAB !
Bendera Kecil di Pulau Kecil
Karya:Kalimasada
(Sebuah Puisi Untuk Bu Susi guru IPS Kami)
"Anak-anak pelajaran hari ini,
menggambar peta Indonesia
jangan lupa pulau-pulau kecil juga
karena tanpa pulau itu bukan Indonesia namanya."
demikian kata Bu Susi guru IPS kami
Pulau kecil-Pualu kecil-Pulau Kecil
Pulau Natuna,Pulau We,Pulau Bawean
Pulau yang tersebar di lautan nusantara
Bagai mutu manikam,
melintasi Zambrud kathulistiwa
Pulau kecil-pulau kecil-pulau kecil
Ayo kita rawat kelestarian alamnya
Ayo kita jaga kekayaan alamnya
Ayo kita bangun mercusuar disana
Pulau kecil-pulau kecil-pulau kecil
Sayang kalau kecantikanmu dicuri,
sayang kalau perut bumimu di kuras habis
oleh tangan-tangan serakah kekuasaan
Pulau kecil-pulau kecil-pulau kecil
Kaulah Indonesia raya,
karena bendera merah putih
meski kecil nampak berkibar disana
Berjayalah pulau kecilku!!!
Puisi ini yang mengantar saya menjadi juara nasional pada kompetisi FLS2N di Bandung 2008

1 komentar:

  1. Puisi yang sangat bagus, pak Puisi anda cocok untuk para caleg yang siap masuk RSJ

    BalasHapus